Kasus video ilegal yang melibatkan aktris Sarah Azhari terjadi pada akhir Maret 2003. Kasus ini bermula ketika Sarah Azhari bersama rekan sesama figur publik, Rachel Maryam Sayidina dan Femmy Permatasari, menghadiri sebuah sesi audisi ( casting ) atau pemotretan.
- Pay attention to objects that seem out of place or don't belong in the bathroom/fitting room, such as tissue boxes, air fresheners, or wall hooks with unnatural small holes. Video Ngintip Kamar Ganti Artis Sarah Azhari Totalement
Video hasil rekaman rahasia tersebut kemudian disebarkan dan diperjualbelikan secara ilegal oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab demi keuntungan komersial. Kasus ini memicu perdebatan luas di Indonesia mengenai keamanan ruang privat bagi pekerja seni, terutama perempuan, yang sering kali menjadi target eksploitasi visual. Bahaya Voyeurisme dan Pelanggaran Privasi Kasus video ilegal yang melibatkan aktris Sarah Azhari
Hidden camera crimes, known widely as candid camera or molka , leave deep psychological scars. Sarah Azhari has spoken openly about the long-term trauma the leak inflicted on her life and family. Video hasil rekaman rahasia tersebut kemudian disebarkan dan
Kasus yang menimpa Sarah Azhari mencerminkan masalah sistemik terkait bagaimana media hiburan dan masyarakat menyikapi korban kejahatan seksual digital. Pada masa itu, pemberitaan media infotainment sering kali justru menyudutkan korban dengan menyoroti citra seksi sang artis di masa lalu, alih-alih berfokus pada tindakan kriminal pelaku pemasangan kamera.